• KABAR
  • Kunjungan Country Director UNDP dan Perwakilan Kerajaan Norwegia ke Program Infrastruktur Komunitas di Bengkalis

Kunjungan Country Director UNDP dan Perwakilan Kerajaan Norwegia ke Program Infrastruktur Komunitas di Bengkalis

Pembangunan Sekat Kanal di Kampung Jawa, Bengkalis, Riau

Agustus 23, 2016 - Kebakaran hutan hebat yang terjadi pada akhir 2015 telah mengakibatkan kerusakan lingkungan dan penurunan kualitas hidup komunitas yang tinggal di area sekitar lokasi kebakaran. Komunitas lokal tersebut tidak bisa mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, mengalami gangguan pernapasan, dan tidak mampu melakukan kegiatan pertanian. Meski begitu, komunitas lokal, yang memiliki semangat menggebu untuk melindungi lingkungan, telah menginisiasikan beragam proyek yang bertujuan mencegah kebakaran hutan dan lahan untuk terjadi lagi pada tahun 2016. Proyek-proyek tersebut mendapat beragam bentuk bantuan dari REDD+ Partnership dengan dukungan dari Pemerintah Norwegia.

Salah satu proyek yang sedang berjalan adalah pembangunan sekat kanal untuk menjamin ketersediaan air untuk komunitas lokal dan sebagai cara untuk kembali melembapkan tanah di sekitar lahan gambut. Sekat kanal yang telah selesai dibangun di Kampung Jawa telah memberikan dampak positif dalam hal menjamin keberadaaan air untuk digunakan sehari-hari oleh komunitas sekitar hutan. Christophe Bahuet,Country Director UNDP Indonesia, dan Nita Murjani, Perwakilan Kedutaan Besar Norwegia, mengunjungi situs sekat kanal serta mengawasi secara langsung proses pembangunan salah satu sekat kanal.

Selain itu, keduanya terlibat dalam diskusi produktif bersama komunitas lokal. Fokus dari diskusi tersebut adalah peran dari Masyarakat Peduli Api yang beroperasi sebagai brigade komunitas api yang bertujuan melakukan deteksi dini titik api di sekitar daerah mereka dan melakukan tindakan langsung untuk memadamkan api. Semua perwakilan REDD+ Partneship menyampaikan rasa terima kasih mereka atas keinginan komunitas untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan secara aktif.

Pada akhir kunjungan ke Kampung Jawa, Christophe Bahuet dan Nita Murjani, menanam pohon mereka di lahan yang terbakar sebagai simbol dan komitmen terhadap upaya restorasi dan pelestarian lingkungan. Kunjungan infrastruktur oleh REDD+ Partnership juga dilakukan keesokan harinya di Desa Rembu Panjang di mana perwakilan-perwakilan REDD+ mengamati penggunaan sumur bor dalam proses pemadaman kebakaran lahan.

Oleh: Terry Muthahhari

share this on: 

Fase Transisi REDD+ - United Nations Development Programme - 2016