• KABAR
  • Utamakan Kearifan Lokal

Utamakan Kearifan Lokal

Sebagai masyarakat melayu yang memiliki kearifan lokal, masyarakat Sai Pakning bahu membahu untuk membantu pemerintah dalam mengatasi pencegahan karhutla. Apalagi kebakaran hutan yang terjadi hampir setiap tahun di Bengkalis membuat warga menjadi trauma dan tidak ingin bencana itu terulang lagi.

"Kami masyarakat Kampung Jawa Keluarahan Sungai Pakning ini sudah terlalu trauma jika terus menghadapi kebakaran di daerah kami ini.Karena itu, dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan siapapun, kami bahu membahu untuk ikut menjadi anggota Masyarakat Peduli Api. Bahkan saat ini kami sudah memiliki 20 orang untuk jadi tenaga suka rela memadamkan api," jelas Ketua MPA Sungai Pakning Amran kepada Metro Riau baru baru ini.

Amran mengaku, demi memadamkan api, mereka rela berhari-hari di dalam hutan bersama TNI dan Manggala Agni untuk berjuang memadamkan api di daerah Kampung Jawa ini," Tanpa diperintah siapapun dan tanpa melihat kebun atau lahan siapa yang terbakar anggota MPA sungai Api bergegas memadamkan api agar tidak semakin membesar.

“Meskipun memiliki alat pemadaman seadanya, kami anggota MPA Sungai Pakning langsung terjun memadamkan api bersama tim karhutla yang lain. Bahkan teman-teman MPA sendiri tanpa diperintah mereka sudah tahu apa yang mereka lakukan,” jelas Amran.

Begitu juga kata Amran, meski sekarang ini tidak terjadi kebakaran, tim MPA terus aktif untuk mencegah Karhutla. Bahkan mereka secara bergiliran melakukan patrol setiap harinya untuk mencari tahu apakah ada titik api atau ada warga yang lalai membuka lahan dengan membakar. “Kita selalu memberikan sosialisasi kepada warga bagaimana membuka lahan yang baik sehingga tidak menimbulkan kebakaran.Dan kita juga mengingatkan mereka agar selalu berhati hati jika membakar lahan untuk kembali memadamkannya,” tegas Amran. (lina)

share this on: 

Fase Transisi REDD+ - United Nations Development Programme - 2016