• KABAR
  • Menjual Pesona Hutan Indonesia

Menjual Pesona Hutan Indonesia

Jakarta, GATRAnews- Sekelompok petani, komunitas adat, dan usaha desa dari seantero nusantara berkumpul memamerkan hasil karyanya dalam pameran bertajuk "Pesona Hutan". Pameran yang berlangsung 6-8 September 2016 d Gedung Sonokeling, Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusa, ini diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Pameran digelar sebagai bentuk nyata dan upaya mendorong pemakaian karya hutan Indonesia dan mendekatkan hutan ke kehidupan sehari-hari masyarakat. Dalam kesempatan itu pula para petani rakyat dapat berkumpul dengan puluhan calon pelanggan, distributor dan berbagai pihak lokal maupun internasional dalam rangka berpromosi. Selain KLHK, acara tersebut diunggah berkat kerjasama berbagai pihak termasuk Gerakan Hutan itu Indonesia, UNDP Indonesia, serta dukungan dari Kedutaan Besar Norwegia.

Gita Syahrani, salah satu pendiri Gerakan Hutan itu Indonesia sekaligus pemrakarsa acara menhelaskan saatnya pelaku kreatif di bidang kehutanan Indonesia mengepakkan sayap membangun daya tarik di bidang ekowisata. “Hutan kita menghasilkan berbagai karya yang memiliki nilai ekonomi, baik itu berupa kerajinan tangan, bahan kuliner, maupun keindahan hutan yang menjadi daya tarik ekowisata,” ujarnya.

Salah satu produk yang ditampilkan dalam acara tersebut yaitu Sarung Kajang (Sulawesi Selatan) yang terbuat dari benang dan kapasa, sebuah tumbuhan kapas yang sudah langka. Lainnya ada produk kerajinan dari Hutan Nagari Koto Baru dan Hutan Nagari Simancuang, Pasundan Coffee, Kelompok Tani Lurang Basuang, Masyarakat Adat Badui, Hutan Nagari Lubuk Alung dan Hutan Nagari Sungai Buluh, Pusat Koperasi Madu Hutan Kapuas Hulu, dan Masyarakat Adat Sungai Utik.

Dengan acara ini diharapkan akan semakin banyak dukungan untuk masyarakat penghasil produk hutan dan semakin banyak pula orang dapat menikmati karya hutan, sepert:i madu, mentega, sirup bunga hutan, kopi, aren, kain tenun yang dibuat dengan pewarna alam, kerajinan, dan tempat-tempat ekowisata.

“Dengan aksi sesederhana membeli dan mempromosikan produk hutan yang dihasilkan dengan lestari, kita telah membantu melindungi hutan, yang merupakan salah satu kekayaan Indonesia yang paling berharga. Kita semua bisa melakukan sesuatu untuk hutan Indonesia,” kata Gita.**

Reporter : Andhika Dinata Editor : Bambang Sulistiyo

sumber: http://www.gatra.com/ekonomi/industri/215752-menjual-pesona-hutan-indonesia
share this on: 

Fase Transisi REDD+ - United Nations Development Programme - 2016