• KABAR
  • Jokowi Minta Segera Wujudkan Perhutanan Sosial

Jokowi Minta Segera Wujudkan Perhutanan Sosial

RATAS. Presiden Joko Widodo (kanan) memimpin Rapat Terbatas bersama Menteri Kabinet Kerja membahas rencana pembentukan Badan Siber Nasional serta manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 20 September. Foto oleh Yudhi Mahatma/ANTARA

JAKARTA, Indonesia – Presiden Joko "Jokowi" Widodo meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan segera mengambil langkah kongkrit untuk mewujudkan kebijakan perhutanan sosial guna membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat yang hidup di dalam dan sekitar hutan.

"Saya minta seluruh hambatan dalam merealisasi perhutanan sosial bisa segera diatasi," kata Jokowi dalam kabinet terbatas di Istana Negara mengenai perhutanan sosial di Jakarta pada Rabu, 21 September.

Perhutanan sosial, juga disebut pengelolaan hutan berbasis masyarakat, memungkinkan warga mengambil hasil hutan, termasuk menebang kayu sesuai dengan kebutuhan tetapi tetap memperhatikan kelestarian hutan, untuk meningkatkan kondisi ekonomi mereka.

"Ada 10,2 juta orang miskin tinggal di dalam kawasan hutan yang tidak memiliki aspek legal terhadap sumber daya hutan," kata Jokowi.

Menurut Presiden, 25.863 desa di Indonesia berada di dalam atau sekitar kawasan hutan. Sedikitnya 71 persen dari mereka menggantungkan hidup pada sumber daya hutan.

"Segera menyederhanakan regulasi dan prosedur sehingga perhutanan sosial mudah diakses oleh masyarakat," kata Jokowi.

Realisasi perhutanan sosial dengan berbagai skema masih jauh dari target. Skema hutan tanaman rakyat, misalnya, hanya terealisasi sekitar 702 ribu hektar atau 13% dari target 5,4 juta hektar pada 2014 lalu. Izin hutan tanaman rakyat juga hanya mencapai 188 ribu hektar.

Jokowi juga menginstruksikan agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap hak-hak masyarakat adat dengan segera mengeluarkan penetapan hutan adat terutama bagi yang telah memenuhi persyaratan.

"Itu tolong digaris bawahi yang hutan adat, penting sekali," katanya.

sumber: http://www.rappler.com/indonesia/146957-jokowi-minta-segera-wujudkan-perhutanan-sosial?utm_source=indonesiatw&utm_medium=referral
share this on: 

Fase Transisi REDD+ - United Nations Development Programme - 2016