• KABAR
  • Youth Corner
  • Universitas Indonesia Juara Debat Bahasa Inggris Tentang Perubahan Iklim

Universitas Indonesia Juara Debat Bahasa Inggris Tentang Perubahan Iklim

Perbincangan mengenai perubahan iklim bukan cuma monopoli para ahli dan praktisi. Mahasiswa pun yang nota bene kaum muda fasih berbicara isu itu.

Tim Debat Bahasa Inggris dari Universitas Indonesia (UI) akhirnya menjuarai debat bahasa Inggris yang diselenggarakan panitia penyelenggara Festival Iklim yaitu Kementerian LHK bekerja sama dengan REDD+ UNDP dan Norwegia pada 1-4 Februari 2016 di Jakarta Convention Center. Tim UI berhasil menjadi juara setelah menyingkirkan lawan-lawannya dari 11 perguruan tinggi lainnya. Di Babak Final Tim UI berhasil menyingkirkan Tim Debat dari Universitas Parahyangan Bandung. Pada babak final kedua tim diminta oleh para juri untuk mempertahankan argument tentang perlu tidaknya Indonesia meratifikasi peraturan dan kebijakan terkait perubahan Iklim sesuai dengan Paris Agreement.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan mahasiwa dari 12 kampus yang terdiri dari; UNDIP Semarang, UNPAR Bandung, UNPAD Bandung, Universitas Atmajaya Jakarta, UI Jakarta, UGM Yogyakarta, UNP Padang, UNSOED Purwokerto, STIPRAM Yogyakarta, UTL Lampung, ITB Bandung, dan UNIBRAW Malang. Dalam debat ini dipakai aturan main yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara debat dari English Debates Society UI, Setiap tim terdiri dari tiga orang dan setiap orang diberikan kesempatan menyampaikan pandangan dan argumentasinya. Sangat tampak para mahasiswa dalam debat ini melontarkan gagasannya dengan berapi-api dan bersemangat.

Untuk menemukan sang juara debat, ada tiga putaran yang mesti dilalui oleh tim yaitu putaran penyisihan, putaran semi final dan putaran final. Sedangkan teknik penilaian yang dilakukan oleh tim juri debat meliputi aspek materi yang disampaikan oleh setiap tim, fakta yang dsajikan, penyampaian argumentasi dan respon terhadap lawan. Untuk dewan juri debat terdiri dari 16 mahasiswa dari berbagai kampus yang sudah memenuhi persyaratan dan 8 orang dari unsur Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

share this on: 

Fase Transisi REDD+ - United Nations Development Programme - 2016